
MATAVIRALNEWS.web.id | BANDUNG – Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, memastikan Pemerintah Kota Bandung berkomitmen mengaktifkan kembali kegiatan Car Free Day (CFD) Buahbatu setelah proses pembenahan tata kelola anggaran dan pelaksanaan kegiatan diselesaikan.
Farhan menjelaskan, penghentian sementara CFD Buahbatu bukan karena kegiatan tersebut tidak memberikan manfaat bagi masyarakat. Namun, langkah tersebut dilakukan sebagai tindak lanjut atas temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terkait pengelolaan anggaran.
Hal tersebut disampaikan Farhan usai menghadiri Bazar Murah Bandung Utama (Bazmut) di Lapangan Puter, Kecamatan Coblong, Jumat (11/9/2026).
Menurut Farhan, temuan BPK berkaitan dengan persoalan pengelolaan anggaran di Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung. Oleh karena itu, Pemkot Bandung perlu melakukan penataan ulang agar pelaksanaan CFD ke depan berjalan sesuai ketentuan, transparan dan akuntabel.
“Yang saya salahkan itu Dishub. Sesuai dengan temuan BPK, yang disalahkan itu Dishub. Dishub tidak melakukan pengelolaan anggaran dengan baik, sehingga memberikan honor langsung kepada pihak-pihak yang tidak menandatangani kontrak atau bukan ASN,” ujar Farhan.
Ia menegaskan, penghentian sementara CFD dilakukan untuk memperbaiki sistem tata kelola kegiatan agar persoalan administrasi dan penggunaan anggaran tidak kembali terjadi.
“Maka kita harus tata kelola ulang. Sampai tata kelola ulangnya saya setujui, maka CFD kita hentikan dulu,” katanya.
Meski demikian, Farhan menyampaikan keinginannya agar CFD Buahbatu dapat kembali digelar dalam waktu tidak terlalu lama. Menurutnya, kegiatan tersebut memiliki manfaat besar bagi masyarakat dan turut menggerakkan roda perekonomian lokal.
CFD selama ini menjadi ruang bagi masyarakat untuk berolahraga dan beraktivitas di ruang publik. Selain itu, keberadaannya juga memberikan peluang ekonomi bagi pelaku UMKM, pedagang kaki lima dan komunitas masyarakat.
“Saya juga pengin CFD segera dilaksanakan kembali, insyaallah, karena itu sangat membantu perekonomian rakyat, baik di Buahbatu maupun di Dago,” ungkapnya.
Pemkot Bandung, lanjut Farhan, tidak hanya mempersiapkan pengaktifan kembali CFD yang sebelumnya telah berjalan, tetapi juga mulai mengkaji kemungkinan membuka lokasi CFD baru di sejumlah kawasan.
Salah satu lokasi yang tengah dipertimbangkan adalah kawasan Alun-Alun Kota Bandung. Farhan menilai kawasan tersebut memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi ruang publik yang lebih hidup dan ramah bagi pejalan kaki.
“Sambil kita memikirkan juga, mungkin beberapa titik akan kita buka baru. Saya kepikiran alun-alun,” pungkasnya.
(Redaksi MataviralNews)














