Aksi May Day Berujung Ricuh di Bandung, Polisi Amankan Sejumlah Terduga Pelaku Anarkis

banner 120x600

Bandung –mataviralNews.web.id-Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) di Kota Bandung yang semula berlangsung damai, berubah menjadi kericuhan pada Jumat (1/5/2026). Aparat Kepolisian Daerah Jawa Barat pun bergerak cepat dengan mengamankan sejumlah orang yang diduga terlibat dalam aksi anarkis tersebut.

Langkah penindakan ini dilakukan sebagai upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, terutama setelah aksi berubah menjadi perusakan fasilitas umum dan mengganggu aktivitas warga di pusat kota.

Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Rudi Setiawan membenarkan adanya penangkapan terhadap sejumlah pihak. Namun, ia menyampaikan bahwa pihaknya masih melakukan pendalaman terkait identitas serta peran masing-masing orang yang diamankan.

“Ada beberapa yang sudah kami amankan. Saat ini masih dalam proses pemeriksaan, jadi belum bisa kami sampaikan secara rinci,” ujar Rudi dalam keterangannya.

Kericuhan terjadi di sepanjang Jalan Tamansari hingga kawasan Cikapayang. Sejumlah massa dilaporkan melakukan aksi vandalisme, merusak fasilitas publik seperti lampu lalu lintas, kamera pengawas (CCTV), hingga pos polisi. Bahkan, beberapa kios milik warga turut menjadi sasaran pembakaran.

Berdasarkan hasil penyelidikan awal, kepolisian telah mengumpulkan sejumlah bukti berupa rekaman video serta keterangan saksi di lokasi kejadian. Dari temuan tersebut, aparat menduga kelompok yang terlibat merupakan pihak yang tidak berkaitan langsung dengan massa buruh yang menyampaikan aspirasi secara damai.

Kapolda menegaskan bahwa tindakan tersebut murni merupakan tindak kriminal yang tidak dapat ditoleransi. Ia memastikan bahwa aparat akan bertindak tegas terhadap siapapun yang terbukti melakukan pelanggaran hukum.

“Ini bukan bagian dari penyampaian pendapat di muka umum, melainkan aksi kriminal yang merugikan masyarakat. Kami akan proses sesuai hukum yang berlaku,” tegasnya.

Saat ini, Polda Jawa Barat masih terus melakukan pengembangan kasus untuk mengungkap kemungkinan adanya aktor intelektual di balik kericuhan tersebut, termasuk motif yang melatarbelakangi aksi anarkis itu.

Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang serta tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi, sembari menunggu hasil penyelidikan resmi yang tengah berjalan.

Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *