BBC Dukung Gerakan Anti Korupsi, H. Bagus Machdiantoro Hadiri Seminar Korps Alumni KNPI Jabar

banner 120x600

Mataviralnees. Web. Id_Bandung – Ketua Umum Buah Batu Corps (BBC), H. Bagus Machdiantoro, menghadiri sekaligus mengapresiasi seminar bertema pencegahan dan pemberantasan korupsi yang digelar oleh Korps Alumni KNPI Jawa Barat di Gedung Merdeka, Jalan Asia Afrika, Kota Bandung, Jumat (10/4/2026).
Kegiatan yang mengusung tema

“Membangun Spirit Masyarakat dalam Upaya Pencegahan dan Pemberantasan Korupsi di Jawa Barat” tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat komitmen bersama untuk menciptakan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan berintegritas.
Dalam kesempatan itu, H. Bagus Machdiantoro menyampaikan dukungannya terhadap berbagai langkah pencegahan dan pemberantasan korupsi di Jawa Barat. Ia menilai bahwa peran masyarakat sangat penting dalam mengawal jalannya pemerintahan agar tetap akuntabel.

Menurutnya, semangat antikorupsi harus menjadi gerakan bersama yang melibatkan seluruh elemen masyarakat, bukan hanya aparat penegak hukum.

“Pencegahan korupsi membutuhkan kesadaran kolektif. Masyarakat harus berani berpartisipasi dalam mengawasi serta melaporkan jika ada indikasi penyimpangan,” ujarnya.
Seminar tersebut menghadirkan narasumber dari Komisi Pemberantasan Korupsi yang memaparkan strategi pencegahan korupsi, termasuk pentingnya memperkuat sistem pengawasan serta mendorong partisipasi publik dalam menjaga integritas pemerintahan.

Acara ini juga dihadiri berbagai unsur dari lintas sektor, mulai dari perwakilan pemerintah daerah, anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, kalangan dunia usaha melalui Kamar Dagang dan Industri Indonesia, hingga organisasi masyarakat dan lembaga swadaya masyarakat (LSM).
Sementara itu, Sekretaris Daerah Jawa Barat Herman Suryatman, yang mewakili Gubernur Jawa Barat, menegaskan bahwa integritas merupakan fondasi utama dalam pembangunan daerah.

Ia menjelaskan bahwa percepatan pembangunan harus berjalan beriringan dengan tata kelola pemerintahan yang bersih dari praktik korupsi, sehingga hasil pembangunan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

Herman juga memaparkan capaian indikator integritas di Jawa Barat, di antaranya nilai Survei Penilaian Integritas (SPI) tahun 2025 sebesar 71,85, serta capaian Monitoring Center for Prevention (MCP) yang mencapai 88,76.

Meski demikian, ia menekankan perlunya peningkatan di sejumlah sektor strategis seperti pelayanan publik, pengelolaan APBD, pengadaan barang dan jasa, serta penguatan pengawasan internal.
Sementara itu, Ketua DPD Korps Alumni KNPI Jawa Barat Dian Rahadian

menyampaikan bahwa seminar tersebut menghasilkan sejumlah gagasan konkret, salah satunya rencana pembentukan badan advokasi pelayanan publik dan tata kelola pemerintahan.

Badan tersebut diharapkan dapat menjadi wadah yang melibatkan berbagai unsur masyarakat dalam menampung serta mengkaji laporan dugaan penyimpangan, sekaligus memperkuat partisipasi publik dalam mewujudkan Jawa Barat yang bersih dari korupsi.

 

Redaksi : Kayal PM

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *