Sembako Bersubsidi Diburu Warga, Bazmut Bandung Catat Omzet Rp2,2 Miliar

banner 120x600

 

BANDUNG, MATAVIRALNEWS –web.id-Upaya Pemerintah Kota Bandung menjaga keterjangkauan harga kebutuhan pokok mendapat sambutan positif dari masyarakat. Melalui Bazar Murah Bandung Utama (Bazmut), warga berkesempatan memperoleh berbagai bahan pangan dengan harga lebih rendah dibandingkan harga pasar.

 

Kegiatan tersebut menjadi salah satu langkah Pemkot Bandung dalam membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari sekaligus menjaga daya beli di tengah kebutuhan pangan yang terus meningkat.

 

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengatakan, Bazmut merupakan bentuk intervensi pemerintah untuk memperluas akses masyarakat terhadap bahan kebutuhan pokok.

 

Harga sejumlah komoditas dalam bazar rata-rata 20 persen lebih murah dibandingkan harga pasar.

 

“Tujuannya membantu masyarakat mendapatkan akses terhadap barang-barang murah yang kita subsidi,” ujar Farhan saat meninjau Bazmut di Lapangan Puter, Kelurahan Sadang Serang, Kecamatan Coblong, Jumat (11/9/2026).

 

Bazmut melibatkan Perum Bulog, pelaku UMKM pertanian, distributor pangan, perajin, hingga mitra ritel modern. Komoditas yang tersedia antara lain beras SPHP, telur, daging ayam, sayuran, dan Minyakita.

 

Farhan menegaskan, stok bahan pokok di Kota Bandung secara umum masih aman. Beras tersedia, meski pasokan beras premium lebih terbatas akibat tingginya permintaan.

 

Sementara beras SPHP tetap tersedia melalui pengendalian dan dukungan pemerintah bersama Bulog.

 

“Yang terpenting adalah memastikan distribusi kebutuhan pokok ke Kota Bandung tetap lancar dan melimpah,” katanya.

 

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Bandung Ronny Ahmad Nurudin mengatakan, Bazmut digelar di seluruh 30 kecamatan. Pada hari terakhir, kegiatan berlangsung serentak di Kecamatan Coblong, Cidadap, dan Bojongloa Kaler.

 

Menurut Ronny, beras, Minyakita, dan telur menjadi komoditas yang paling banyak diburu masyarakat. Antusiasme warga juga cukup tinggi, dengan rata-rata 200–250 pengunjung di setiap titik dan total sekitar 7.000 pengunjung selama pelaksanaan Bazmut.

 

“Untuk omzet sampai hari kemarin mencapai Rp1,9 miliar. Dengan tambahan tiga titik hari ini, kurang lebih total omzet mencapai Rp2,2 miliar,” ujar Ronny.

 

Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!