Bandung Raya | mataViralNews.web.id
Senin, 16 Februari 2026-Kabupaten Bandung – Di
tengah
bayang-bayang krisis global yang diprediksi akan melanda dunia pada tahun 2030, ketika air, pangan, dan energi menjadi sumber daya paling diperebutkan, warga Desa Ciburial justru telah lebih dahulu menanamkan kesadaran kolektif yang berakar kuat pada kearifan lokal.

Bagi masyarakat Ciburial, seke atau mata air bukan sekadar sumber air untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Lebih dari itu, mata air dipandang sebagai urat nadi kehidupan yang mengalirkan harapan, penghidupan, serta menjamin keberlangsungan generasi masa depan.
Komitmen mulasara seke atau menjaga dan merawat mata air bukanlah lahir dari kepentingan sesaat, melainkan dari kesadaran filosofis yang telah diwariskan secara turun-temurun.
Mereka meyakini air sebagai “tirta kahuripan, tirta kahirupan”, yang berarti air adalah sumber kehidupan yang harus dijaga, dihormati, dan dilestarikan.
Di Desa Ciburial, menjaga mata air bukan hanya sebuah kewajiban lingkungan, tetapi juga merupakan bentuk tanggung jawab moral kepada anak cucu.
Tradisi ini menjadi bukti nyata bahwa nilai-nilai leluhur masih hidup dan relevan dalam menghadapi tantangan zaman modern.
Saat berbagai daerah mulai menghadapi ancaman krisis air bersih, masyarakat Ciburial justru berdiri di garis depan sebagai penjaga sumber kehidupan. Mereka membuktikan bahwa
Redaksi














