
MataViralNews.web.id – Jakarta
Industri pertahanan nasional kembali menunjukkan kemajuan signifikan. PT PAL Indonesia resmi mengembangkan senjata laser portabel berbasis directed-energy system sebagai bagian dari upaya memperkuat kemampuan pertahanan Indonesia.
Teknologi futuristik tersebut diperkenalkan dalam acara Shipnaming & Launching Frigate Merah Putih KRI Balaputradewa-322 yang turut disaksikan Wakil Menteri Pertahanan RI, Donny Ermawan Taufanto.
Senjata laser genggam ini dirancang memiliki kemampuan tembak fleksibel, dengan jangkauan efektif mulai dari 50 meter hingga lebih dari 500 meter.
Kemampuan tersebut dinilai dapat mendukung berbagai skenario operasi, baik jarak menengah maupun jarak jauh.
Selain presisi tinggi, senjata ini juga menawarkan efisiensi biaya operasional. Setiap tembakan hanya memerlukan energi listrik dengan estimasi biaya kurang dari Rp15.000, jauh lebih rendah dibandingkan sistem persenjataan konvensional.
Direktur Utama PT PAL Indonesia, Kaharuddin Djenod, menegaskan bahwa inovasi ini merupakan bagian dari strategi memperkuat kemandirian industri pertahanan nasional.
“Inovasi teknologi bukan sekadar simbol kemajuan, tetapi menjadi instrumen strategis dalam meningkatkan daya saing industri maritim nasional, memperkuat posisi Indonesia dalam diplomasi pertahanan, serta menjaga stabilitas kawasan,” ujarnya.
Ia menambahkan, pengembangan senjata laser ini dirancang tidak hanya sebatas riset, tetapi diproyeksikan siap untuk dioperasionalkan dalam mendukung sistem pertahanan negara.
Kehadiran teknologi ini menjadi bukti bahwa industri pertahanan dalam negeri mampu mengikuti perkembangan global, sekaligus mempertegas posisi Indonesia sebagai negara yang tidak hanya menjadi pengguna, tetapi juga produsen teknologi pertahanan modern.
(Redaksi MataViralNews)














